ASDOKI SCIENTIFIC 2024 Update Prosedur Sirkumsisi Terbaru
ASDOKI SCIENTIFIC 2024 Update Prosedur Sirkumsisi Terbaru
Deskripsi Pelatihan
Sunat (sirkumsisi) dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah khitan atau supit, merupakan tuntunan syariat islam untuk laki-laki maupun perempuan. Tidak hanya pemeluk agama islam saja yang melakukan sunat, orang-orang yahudi, nasrani, dan agama lainsekarang juga banyak yang melakukan sunat karena terbukti memberikan manfaat bagi kesehatan. Banyaknya manfaat sunat (sirkumsisi) dari berbagai penelitian membuat orang-orang yang diluar islam ikut melakukan sirkumsisi dengan alasan kesehatan. Sunat umumnya dilakukan dari bayi hingga awal umur 20-an. Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan pada tahun 2007 bahwa 664.500.000 pria berusia 15 tahun ke atas disunat (30% prevalensi global), hampir 70% di antaranya Muslim. Bisa dikatakan, sunat adalah prosedur operasi yang paling awal dilakukan oleh manusia dan juga paling sering dilakukan di dunia. Meskipun ini hanya operasi kecil tetapi ternyata dunia sunat juga berkembang dan mempunyai dinamika. Pada tahun 2017muncul alat baru canggih dan praktis, rebornnya alat sunat jaman dahulu yang mulai dipakai lagi oleh praktisi khitan, kombinasi klem dan lem khusus adalah dinamika yang bisa kita amati saat ini.
Tujuan & Sasaran
1. Peserta seminar dan workshop akan memiliki ketrampilan baru dalam hal tekhnik khitan dengan memahami prosedur yang terbaru seperti apa dengan referensi yang baik, dan siap memberikan pelayanan yang maksimal yang sesuai standar metode yang dipelajari serta menghasilkan karya khitan yang rapih dan bagus.
2. Mengurangi angka komplikasi dan khitan revisi pasca khitan dengan cara meningkatkan skill praktisi melalui program skill praktis yang dimana peserta akan memahami bagaimana konsep khitan yang aman dan tingkat keberhasilan tinggi dengan tidak ada komplikasi.
Kompetensi yang Didapatkan
1. Dokter, dokter spesialis Bedah, dokter spesials Urologi dan Bedah anak dapat mengetahui prosedur terbaru pada sirkumsisi yang berdasarkan kajian ilmiah
2. Dokter, dokter spesialis Bedah, dokter spesials Urologi dan Bedah anak dapat mengetahui komplikasi sirkumsisi serta tata laksananya
Judul Materi & Silabus
Prosedur Marker pada sirkumsisi
Oleh: dr. DarsonoAnastesi Update pada sirkumsisi
Oleh: Muhammad Genta Jagad Akbarullah Erpaka PutraAproksimasi luka pada sirkumsisi & Perawatan luka pasca khitan
Oleh: dr. Imam Khoirul Fajri, M.MJenis alat potong pada sirkumsisi
Oleh: ARIF BUDI SANTOSOKomplikasi pada sirkumsisi & tata laksana
Oleh: ADE CHRISTIAN ALEXANDER ROMPASKhitan revisi dan tata laksana berdasarkan penyulit
Oleh: FOURSON AFRIADYMengembangkan bisnis khitan
Oleh: DAPHINE SATRIAdr. Darsono
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapMuhammad Genta Jagad Akbarullah Erpaka Putra
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil Lengkapdr. Imam Khoirul Fajri, M.M
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapARIF BUDI SANTOSO
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapADE CHRISTIAN ALEXANDER ROMPAS
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapFOURSON AFRIADY
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapDAPHINE SATRIA
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapSasaran Peserta
Hasil Evaluasi & Ulasan
Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.
Belum Ada Hasil Evaluasi
Data ulasan dan rating akan muncul secara otomatis setelah event selesai dan peserta mengisi feedback di portal LMS.