Events Detail Event
Berbayar Classical Pelatihan

Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke Bagi Dokter dan Perawat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Angkatan 1

15 Sep 2025
Simalungun City Hotel, Pematang Ray...
30 Kuota
39 JPL
4.8
30 Reviews
Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke Bagi Dokter dan Perawat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Angkatan 1
Pendaftaran Ditutup
Pengumuman Terbaru
Untuk registrasi silahkan hubungi Contact Person yang tertera.
Pelatihan
Classical
Kuota: 30
39 JPL

Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke Bagi Dokter dan Perawat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Angkatan 1

  • Cakupan: -
  • Waktu: 15 September 2025 08:00 - 20 September 2025 23:59
Facebook X
Deskripsi Pelatihan

Stroke adalah penyebab utama disabilitas dan kematian di dunia. Selama beberapa dekade terakhir, prevalensi stroke di Indonesia telah meningkat seiring pertambahan umur rata-rata populasi serta perubahan gaya hidup yang meningkatkan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, dan merokok. Data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) tahun 2021 menunjukkan stroke sebagai penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi stroke di Indonesia meningkat sebanyak 56% dari 7 per 1000 penduduk pada tahun 2013, menjadi 10,9 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia 2023, stroke menjadi penyakit tidak menular penyebab 20,2% disabilitas di Indonesia. Berdasarkan data JKN, kasus stroke meningkat dari 2,54 juta kasus pada tahun 2022 menjadi 3,4 juta kasus pada tahun 2023. Data BPJS Kesehatan menunjukkan beban pembiayaan untuk penyakit stroke mencapai 3,23 triliun rupiah pada tahun 2022, meningkat 69,1% dibanding tahun 2021 dengan beban pembiayaan sebesar 1,91 triliun rupiah. Beban pembiayaan stroke meningkat menjadi 5,2 triliun rupiah pada tahun 2023 dan merupakan jumlah pembiayaan penyakit katastropik tertinggi ketiga, setelah penyakit jantung dan kanker. Tingginya angka kesakitan, disabilitas, dan kematian akibat stroke menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan, karena berdampak pada menurunnya produktivitas penduduk Indonesia. Disabilitas yang menetap atau risiko serangan stroke berulang mengakibatkan biaya pemeliharaan kesehatan yang besar serta memberikan beban psikologis dan sosial. Beberapa penelitian yang dilakukan di negara berkembang, menitikberatkan pada upaya pencegahan stroke pada pengendalian perilaku yang berisiko (seperti diet, aktifitas fisik, obesitas) dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stroke, melakukan skrining terhadap masyarakat berisiko tinggi dan manajemen pengobatan arteriosklerosis yang dapat menurunkan risiko sebesar 80% dengan upaya pengendalian faktor risiko stroke pada individu dan menurunkan kejadian stroke sebesar 50% (Pemila, 2020). Selain permasalahan faktor risiko, pengenalan stroke sendiri belum diketahui masyarakat secara menyeluruh. Hal ini terlihat dari rendahnya pengetahuan masyarakat tentang gejala awal stroke, sehingga terjadi keterlambatan membawa pasien ke fasyankes pada saat serangan akut yang berakibat pada terlambatnya penanganan yang tepat dan adekuat. Kesadaran dan peran aktif dari keluarga serta lingkungan sekitar dalam mengenal faktor risiko, tanda dan gejala stroke, perawatan serta rehabilitasi penderita stroke dapat membantu deteksi dini, pemulihan dan pemberdayaan kembali individu paska stroke untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencegah terjadinya serangan berulang. Pencegahan dan penanggulangan stroke di masyarakat perlu ditingkatkan dan dilakukan secara terintegrasi antara tenaga kesehatan dengan keluarga atau masyarakat. Berdasarkan uraian diatas maka Kementerian Kesehatan memandang perlu melakukan penguatan kapasitas petugas kesehatan di layanan primer dalam penanggulangan stroke di FKTP melalui penyelenggaraan Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke di FKTP. Dengan pelatihan diharapkan tenaga kesehatan di Puskesmas/ FKTP dapat mengimplementasikan penanggulangan stroke dengan tepat sebagai upaya penanggulanganstroke di Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut diatas penyelenggaraan pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke di FKTP harus terstandar untuk menghasilkan kompetensi yang sama bagi alumni pelatihan tersebut. Untuk itu disusunlah kurikulum pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke di FKTP yang akan menjadi acuan penyelenggara pelatihan dalam melaksanakan pelatihan tersebut. 

Tujuan & Sasaran

Setelah mengikuti pelatihan peserta mampu melakukan penanggulangan stroke di FKTP.

Kompetensi yang Didapatkan

    Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu : 1. Melakukan upaya pencegahan faktor risiko stroke 2. Melakukan penilaian prediksi risiko stroke 3. Melakukan penatalaksanaan stroke di FKTP 4. Melakukan pemberian terapi medik gizi pada pasien paska stroke 5. Melakukan pencegahan komplikasi pasien stroke 6. Melakukan pencatatan dan pelaporan stroke di FKTP 

Judul Materi & Silabus
NA
Pre Test
Oleh: Narasumber
- - -
AM
Kebijakan dan Strategi Pencegahan dan Pengendalian Stroke di Indonesia
Oleh: ASWIN MANURUNG
01:00 - 16:59
RT
Upaya Pencegahan Faktor Risiko Stroke
Oleh: RONY TUA C P GIRSANG
01:00 - 16:59
RT
Penilaian prediksi risiko stroke
Oleh: RONY TUA C P GIRSANG
01:00 - 16:59
KR
Penatalaksanaan Stroke di FKTP
Oleh: KIKING RITARWAN, DR
01:00 - 16:59
IK
Terapi medik gizi pada pasien paska stroke
Oleh: dr HILNA KHAIRUNISA SHALIHAT, M.Gizi, SpGK
01:00 - 16:59
BR
Pencegahan komplikasi pasien stroke
Oleh: BRAIN
01:00 - 16:59
AM
Pencatatan dan Pelaporan
Oleh: ASWIN MANURUNG
01:00 - 16:59
JB
Membangun Komitmen Pembelajaran (BLC)
Oleh: JEFRI BANJARNAHOR
01:00 - 16:59
ER
Rencana Tindak Lanjut
Oleh: Elsa Rizky Safitri Matondang
01:00 - 16:59
CM
Antikorupsi
Oleh: Chairul Munir
01:00 - 16:59
NA
Final Quiz Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke Bagi Dokter dan Perawat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Angkatan 1
Oleh: Narasumber
- - -
AM

ASWIN MANURUNG

Dokter

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
RT

RONY TUA C P GIRSANG

Semua Profesi Nakes

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
KR

KIKING RITARWAN, DR

Semua Profesi Nakes

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
IK

dr HILNA KHAIRUNISA SHALIHAT, M.Gizi, SpGK

Semua Profesi Nakes

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
BR

BRAIN

Semua Profesi Nakes

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
JB

JEFRI BANJARNAHOR

Semua Profesi Nakes

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
ER

Elsa Rizky Safitri Matondang

Semua Profesi Nakes

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
CM

Chairul Munir

Semua Profesi Nakes

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
Sasaran Peserta
Semua Profesi Nakes
Testimonials

Hasil Evaluasi & Ulasan

Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.

4.8 dari 5.0
Sangat Memuaskan

Berdasarkan 30 Ulasan Peserta

Detail Skor Evaluasi
Fasilitator 4.75
Materi 4.81
Penyelenggara 4.74

Skor rata-rata dihitung dari ribuan feedback peserta yang terintegrasi langsung dengan Satu Sehat SDMK.

Semua peserta memberikan rating tanpa ulasan tekstual.

REKOMENDASI

Event Menarik Lainnya

CURRENT ISSUES AND TRENDS IN MEDICAL SURGICAL NURSING Angkatan 1
Berbayar Online
CURRENT ISSUES AND TRENDS IN MEDICAL SURGICAL NURSING Angkatan 1
20 Juni 2026 – 21 Juni 2026 Zoom Meeting 1000 Slot
Daftar Sekarang