INPOST (Indonesia Newborn Pulse Oxymetry Screening Training) Angkatan 1
INPOST (Indonesia Newborn Pulse Oxymetry Screening Training) Angkatan 1
Deskripsi Pelatihan
Anak yang sehat dan cerdas merupakan suatu modal dasar dan aset yang sangat penting bagi pembangunan bangsa. Namun tidak semua anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak sehat dan cerdas seperti yang diharapkan, bahkan pada awal kehidupan dapat terjadi kematian karena berbagai faktor, seperti anak yang lahir dengan penyakit jantung bawaan (PJB) dan kelainan hipotiroid kongenital (HK).
Penyakit jantung bawaan termasuk jenis kelainan kongenital paling umum ditemukan pada bayi baru lahir, yang didefinisikan sebagai abnormalitas struktur jantung atau pembuluh dasar besar intratorakal yang dapat mempengaruhi fungsi kardiovaskular.
Penyakit jantung bawaan kritis adalah PJB yang membutuhkan intervensi bedah dalam tahun pertama kehidupan. Kelainan bawaan ini tidak selalu terdeteksi saat masa prenatal atau saat perawatan bayi baru lahir, yang mengakibatkan bayi dengan PJB kritis yang dipulangkan kemudian mengalami perburukan sampai meninggal.
Hal ini dapat dicegah dengan pengobatan sedini mungkin, idealnya sebelum bayi berusia 1 bulan. Pelayanan kesehatan berupa skrining penyakit jantung bawaan pada bayi baru lahir sangat diperlukan.
Program skrining PJB dengan alat oksimeter sangat membantu dalam memberikan tata laksana yang cepat dan tepat.
Seiring penyediaan alat kesehatan (oksimeter) untuk skrining penyakit jantung bawaan dan sarana prasarana untuk skrining hipotiroid kongenital, perlu pelatihan skrining bayi baru lahir meliputi 2 (dua) jenis skrining tersebut bagi tenaga kesehatan. Agar program skrining bayi baru lahir bisa berjalan dengan baik, maka diperlukan adanya kebijakan Kementerian Kesehatan, untuk memberikan panduan kepada para pihak (stakeholders) yang terkait.
Tujuan & Sasaran
1. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dokter umum dan dokter spesialis anak setelah mengikuti pelatihan INPOST (Indonesia Newborn Pulse Oxymetry Screening Training)
2. Dokter Umum dan dokter spesialis anak mudah melakukan konsultasi ke dokter spesialis jantung anak
Kompetensi yang Didapatkan
1. Memperbaiki sistem rujukan terutama PJB dan PJB kritis
2. Meningkatkan jumlah rujukan ke SpA konsultan jantung
Judul Materi & Silabus
Fetal neonatal circulation
Oleh: RIZKY ADRIANSYAHDefinition, epidemiology of CHD and critical CHD
Oleh: HAFAZ ZAKKY ABDILLAHDefinition, epidemiology of CHD and critical CHD
Oleh: DR PUTRI AMELIAThe correct techniques and steps to use pulse oxymeter; Documentation and how to record the measurement result of pulse oximetry screening
Oleh: DANNY DASRAFHands on - How to recognize CHD from beginning
Oleh: RIZKY ADRIANSYAHHands on - Properly referring patients with CHD
Oleh: HAFAZ ZAKKY ABDILLAHHands on - How to use pulse oxymeter in patient
Oleh: DR PUTRI AMELIAINPOST (Indonesia Newborn Pulse Oxymetry Screening Training)
Oleh: NarasumberRIZKY ADRIANSYAH
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapHAFAZ ZAKKY ABDILLAH
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapDR PUTRI AMELIA
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapDANNY DASRAF
Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Lihat Profil LengkapSasaran Peserta
Hasil Evaluasi & Ulasan
Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.
Semua peserta memberikan rating tanpa ulasan tekstual.